Tugas Resume Day 2





Perkenalkan nama saya Sasya Fitri Oktafyanti, asal Sidoarjo, Umur 19 tahun, mahasiswa baru dari prodi S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, saya menempuh perkuliahan di Universitas Nahdatul Ulama dan sedang melaksanakan PKKMB hari kedua. 



Materi 1

Generasi Muda Berintegritas Anti Korupsi 


Di Indonesia pada saat ini marak-maraknya dengan adanya kasus korupsi dan kondisi tersebut merupakan kanker yang menggerogoti sendi-sendi dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara yang dengan adanya kasus tersebut menyebabkan kondisi dirampasnya hak-hak rakyat, menghambat pembangunan, dan merusak kepercayaan publik.

Kondisi kasus korupsi pun pada saat ini bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum atau pemerintah, akan tetapi tanggung jawab kolektif seluruh rakyat Indonesia.

Dr. Nurul Ghufron , S.H, M.H  bertanya mengapa Generasi Muda sangat penting ?
Karena generasi muda akan menjadi pemimpin , profesional, dan warga negara yang menentukan arah negeri Indonesia dimasa yang akan datang. 

Generasi muda sendiri memiliki energi yang kuat, kreativitas, dan penguasaan  teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem transparan, mengawasi penyelenggara negara, dan mengembangkan solusi antri korupsi yang inovatif.



Materi 2

Pengenalan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L)

 Dan Perwujudan Indonesia Emas




Dalam dunia Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan atau yang dapat sering kita sebut dengan K3 bukan hanya penting bagi para pekerja saja. Namun, penting juga para Mahasiswa, dan Masyarakat.

Keselamatan (Safety) memiliki artian sendiri yaitu Melindungi pekerja dari kecelakaan, cedera, dan kematian akibat kerja. Misalnya: jatuh, tersengat listrik, terjepit mesin).

Kesehatan Kerja Occupational Health): Melindungi pekerja dari penyakit akibat kerja (misal: penyakit paru akibat debu, gangguan pendengaran akibat kebisingan, stres kerja) serta mempromosikan kesehatan fisik, mental, dan sosial pekerja.

Lingkungan (Environment): Melindungi lingkungan kerja dan sekitarnya dari pencemaran, kerusakan, dan pemborosan sumber daya akibat aktivitas perusahaan. Fokus pada pengelolaan limbah, penghematan energi, pengendalian emisi, dan pelestarian keanekaragaman hayati.


K3 sendiri memiliki beberapa prinsip kerja diantara lain, yaitu :
Pencegahan (Prevention): Mengidentifikasi dan mengendalikan bahaya sebelum terjadi kecelakaan, penyakit, atau kerusakan lingkungan.
Keterlibatan (Participation): Semua pihak (manajemen, pekerja, serikat pekerja, kontraktor, masyarakat) terlibat aktif dalam implementasi K3L.
Kepatuhan (Compliance): Mematuhi semua peraturan perundang-undangan K3L yang berlaku (nasional & internasional).
Peningkatan Berkelanjutan (Continuous Improvement): Selalu mengevaluasi dan memperbaiki sistem K3L secara terus-menerus.
 Akuntabilitas (Accountability): Setiap tingkatan dalam organisasi bertanggung jawab atas K3L.


Materi 3 

Mencetak Mahasiswa Unusa sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah


Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) secara inheren diposisikan sebagai penerus dan pewaris tradisi keilmuan serta keagamaan Aswaja An-Nahdliyah, mengingat universitas ini didirikan dan berafiliasi langsung dengan Nahdlatul Ulama (NU)—organisasi Islam terbesar di Indonesia yang menjadi rujukan utama paham Aswaja An-Nahdliyah. Berikut penjelasan mendalam mengenai peran dan karakteristik mahasiswa UNUSA sebagai generasi Aswaja An-Nahdliyah:

1.⁠ ⁠Landasan Ideologis: Apa Itu Aswaja An-Nahdliyah?

 Aswaja (Ahlusunnah wal Jama'ah): Merupakan paham keislaman yang mengikuti jejak generasi terbaik (salafus shalih) dalam beragama, berpegang pada Al-Qur'an, Hadis, Ijma Ulama, dan Qiyas.
 An-Nahdliyah: Merujuk pada corak ke-NU-an yang menekankan keseimbangan (tawazun), moderasi (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan kemaslahatan (ishlah).

Ada beberapa peran mahasiswa dalan generasi ASWAJA

a. Penjaga Tradisi Keilmuan
 Mahasiswa UNUSA dididik untuk memahami dan mengamalkan khasanah keilmuan klasik NU (kitab kuning) dengan pendekatan kontekstual. Contoh: Studi kitab seperti Ta'limul Muta'allim, Fathul Qorib, atau Uqudulujain yang menjadi rujukan etika dan ibadah dalam tradisi NU.
b. Agen Moderasi Beragama
Sebagai kader NU, mahasiswa UNUSA diarahkan untuk menjadi pelopor toleransi dan perdamaian:
Menolak radikalisme dan ekstremisme.



Comments

Popular posts from this blog

Banjir Peminat, Prodi S1 Keperawatan Unusa Tambah Kelas Baru

Tugas Resume Day 1

Tugas Resume Day 4